Lhokseumawe – Pelatihan Digitalisasi Masjid memasuki hari ketiga yang berlangsung di Wisma Kuta Karang Lama, Kota Lhokseumawe, dengan agenda utama praktik pembuatan dan pengelolaan website masjid.
Pada kegiatan tersebut, para peserta mengikuti praktik secara langsung dengan didampingi oleh pemateri. Peserta diberikan pemahaman sekaligus pengalaman teknis dalam membuat website yang nantinya dapat dimanfaatkan sebagai sarana informasi dan publikasi kegiatan masjid kepada masyarakat.
Kegiatan hari ketiga ini dipandu oleh Badiuzzaman, Kabid BPUH Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kota Lhokseumawe, selaku moderator. Sementara materi pelatihan disampaikan oleh Rizki Suwanda, S.T., M.Kom., dosen Universitas Malikussaleh (Unimal).
Dalam sesi praktik, peserta tidak hanya menerima materi secara teori, tetapi juga langsung mempraktikkan tahapan pembuatan website dengan arahan dari pemateri. Pendampingan tersebut diharapkan dapat membantu peserta memahami penggunaan teknologi digital secara lebih mudah dan aplikatif.
Pelatihan Digitalisasi Masjid ini merupakan salah satu upaya mendorong pengelolaan masjid agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi. Melalui pemanfaatan website dan media digital, masjid diharapkan mampu menyampaikan informasi kegiatan, program keagamaan, jadwal ibadah, serta berbagai aktivitas kemasjidan secara lebih luas dan mudah diakses masyarakat.
Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kota Lhokseumawe terus mendorong peningkatan kapasitas pengurus masjid dalam memanfaatkan teknologi digital, sehingga keberadaan masjid tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga mampu menjadi pusat informasi dan pelayanan keagamaan yang mengikuti perkembangan zaman.
