Hujan Tak Surutkan Semangat, Pengurus Masjid Lhokseumawe Antusias Ikuti Pelatihan Digitalisasi

LHOKSEUMAWE – Guyuran hujan yang melanda Kota Lhokseumawe tidak menyurutkan semangat para pengurus masjid mengikuti Pelatihan Digitalisasi Masjid Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah (DSIPD) Kota Lhokseumawe.

Memasuki hari kedua, Selasa (6/10/2026), para peserta tetap antusias mengikuti rangkaian materi dan praktik yang diberikan oleh narasumber. Meski cuaca diguyur hujan, peserta tetap hadir dan mengikuti kegiatan dengan penuh semangat.

Pelatihan yang berlangsung di Aula Wisma Kuta Karang Lama, Lancang Garam, Kota Lhokseumawe, tersebut diikuti para pengurus masjid dari berbagai wilayah di Kota Lhokseumawe. Kegiatan berlangsung selama empat hari, mulai 5 hingga 8 Oktober 2026.

Mengusung tema “Transformasi Masjid Menuju Era Digital: Optimalisasi Dakwah Melalui Website dan Content Writing”, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya DSIPD Kota Lhokseumawe dalam meningkatkan kapasitas pengurus masjid dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana informasi dan dakwah.

Pada pelaksanaan hari kedua, peserta mendapatkan materi yang disampaikan oleh Riski Suwanda, S.T., M.Kom. Materi yang diberikan berkaitan dengan pemanfaatan teknologi dan media digital dalam mendukung pengelolaan serta penyebarluasan informasi masjid.

Peserta terlihat aktif mengikuti pemaparan materi, diskusi, maupun praktik yang diberikan. Antusiasme tersebut menunjukkan adanya komitmen para pengurus masjid untuk meningkatkan kemampuan dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi.

Kepala Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kota Lhokseumawe, Sufri, S.Ag., M.M., menyampaikan bahwa perkembangan teknologi informasi perlu dimanfaatkan secara positif untuk memperluas jangkauan syiar Islam dan meningkatkan kualitas pelayanan informasi masjid kepada masyarakat.

Melalui pelatihan ini, DSIPD Kota Lhokseumawe berharap para peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh di masjid masing-masing, sehingga masjid tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga mampu berkembang sebagai pusat dakwah, pendidikan, informasi dan pemberdayaan umat di era digital.

Pelatihan Digitalisasi Masjid ini menjadi salah satu langkah DSIPD Kota Lhokseumawe dalam mendorong pengurus masjid untuk terus beradaptasi dan berinovasi, sehingga syiar Islam dapat disampaikan secara lebih luas, kreatif dan sesuai dengan perkembangan zaman.