Lhokseumawe – Kepala Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah (DSIPD) Kota Lhokseumawe, Sufri, S.Ag., M.M., bersama Kasi Pemberdayaan Santri, Zuraida, S.Ag., M.A., mengikuti kegiatan Rapat Koordinasi Perencanaan Terpadu Pengembangan Dayah dengan tema “Optimalisasi Program Strategis untuk Transformasi dan Peningkatan Mutu Dayah.”
Kegiatan tersebut menjadi forum koordinasi dalam membangun sinergi antara pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dalam merumuskan perencanaan pengembangan dayah secara terpadu, terarah, dan berkelanjutan.
Dalam rakor tersebut turut dibahas berbagai strategi untuk meningkatkan mutu pendidikan dayah, penguatan kompetensi tenaga pendidik, pengembangan kelembagaan, serta peningkatan kapasitas dan pemberdayaan santri.
Kepala DSIPD Kota Lhokseumawe Sufri, S.Ag., M.M., menyampaikan bahwa pengembangan dayah membutuhkan sinergi dan kolaborasi dari berbagai pihak agar program yang direncanakan dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di lingkungan dayah.
Sementara itu, kehadiran Kasi Pemberdayaan Santri Zuraida, S.Ag., M.A menjadi bagian dari upaya DSIPD dalam memperkuat program pemberdayaan santri, sehingga para santri tidak hanya memiliki pemahaman keagamaan yang baik, tetapi juga memiliki kompetensi dan keterampilan yang mampu mendukung masa depan mereka.
Melalui kegiatan ini, DSIPD Kota Lhokseumawe menegaskan komitmennya untuk terus mendukung transformasi dan peningkatan mutu dayah serta melahirkan generasi santri yang berilmu, berakhlak, mandiri, dan berdaya saing.
