LHOKSEUMAWE – Pelatihan Digitalisasi Masjid Menuju Era Digital se-Kota Lhokseumawe resmi ditutup oleh Kepala Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah (DSIPD) Kota Lhokseumawe, Sufri, S.Ag., M.M., Kamis (8/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama empat hari tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung pengelolaan masjid, penyampaian informasi, serta pelayanan kepada masyarakat.
Dalam sambutannya pada acara penutupan, Kadis DSIPD menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan sejak awal hingga selesai. Ia berharap pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan di masjid masing-masing.
“Ilmu yang diperoleh selama pelatihan ini diharapkan dapat diterapkan di masjid masing-masing, terutama dalam pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung kegiatan dakwah, publikasi informasi, dan pelayanan kepada jamaah,” ujar Sufri.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para pemateri yang telah memberikan materi dan pendampingan kepada peserta selama pelaksanaan pelatihan.
Pada kesempatan tersebut, turut dilaksanakan penyerahan sertifikat secara simbolis kepada para pemateri dan peserta pelatihan. Sertifikat diserahkan oleh Kadis DSIPD Kota Lhokseumawe yang didampingi oleh Kabid BPUH dan Kabid Bina Hukum.
Penyerahan sertifikat tersebut menjadi bagian dari rangkaian acara penutupan sekaligus bentuk apresiasi kepada para pemateri dan peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Pelatihan Digitalisasi Masjid Menuju Era Digital se-Kota Lhokseumawe diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kemampuan pengurus masjid dalam mengikuti perkembangan teknologi, sehingga pengelolaan informasi dan pelayanan masjid kepada masyarakat dapat dilakukan secara lebih efektif.
Acara penutupan kemudian dilanjutkan dengan foto bersama Kadis DSIPD, para kepala bidang, pemateri, panitia, dan seluruh peserta sebagai rangkaian akhir kegiatan.
Dengan berakhirnya pelatihan tersebut, diharapkan para peserta dapat mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh serta turut mendorong terwujudnya pengelolaan masjid yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi digital di Kota Lhokseumawe.
