RIBUAN SANTRI MERIAHKAN PERINGATAN HARI SANTRI NASIONAL KE-XII TAHUN 2026 DI KOTA LHOKSEUMAWE

LHOKSEUMAWE – Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah menggelar Upacara Peringatan Hari Santri Nasional ke-XII Tahun 2026 yang berlangsung khidmat dan meriah di Lapangan Hiraq, Kota Lhokseumawe, Kamis (22/10/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas” ini diikuti ribuan santri dan santriwati dari berbagai dayah dan pesantren di Kota Lhokseumawe. Turut hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para pimpinan dayah, ulama, kepala perangkat daerah, serta undangan lainnya.

Upacara dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, A. Haris, S.Sos., M.Si., yang bertindak sebagai pembina upacara. Kepala Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kota Lhokseumawe, Sufri, S.Ag., MM, turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama jajaran terkait.

Rangkaian upacara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, dilanjutkan dengan pengibaran bendera Merah Putih, menyanyikan Himne Aceh, mengheningkan, serta pembacaan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Kegiatan juga diisi dengan pembacaan Ikrar Santri Indonesia dan Resolusi Jihad, menyanyikan Mars Hari Santri, memuat amanat pembina upacara, serta pembacaan cipta doa.

Dalam amanatnya, Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe menegaskan bahwa santri memiliki peran strategis dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), memperkuat persatuan, serta berkontribusi dalam pembangunan bangsa.

Santri tidak hanya dituntut menguasai ilmu agama, tetapi juga perlu meningkatkan pengetahuan, menguasai perkembangan teknologi, memiliki akhlak mulia, serta mampu beradaptasi dengan tantangan zaman. Dengan bekal tersebut, santri diharapkan menjadi generasi yang berilmu, berkarakter, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

Peringatan Hari Santri Nasional menjadi momentum penting untuk mengenang perjuangan para ulama dan santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Semangat perjuangan tersebut hendaknya terus diwarisi oleh generasi santri masa kini melalui penguatan nilai-nilai keislaman, nasionalisme, kedisiplinan, dan pengabdian kepada bangsa dan negara.

Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai penampilan dan atraksi seni dari para santri dayah di Kota Lhokseumawe. Penampilan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap kreativitas, bakat, serta potensi santri dalam bidang seni dan budaya Islami.

Melalui penyelenggaraan Hari Santri Nasional ke-XII Tahun 2026, Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kota Lhokseumawe berharap para santri semakin termotivasi untuk mempelajari ilmu, menjaga akhlak, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta mengambil peran aktif dalam pembangunan daerah.

Momentum ini sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam mendukung kemajuan pendidikan dayah dan melahirkan generasi santri yang religius, berwawasan kebangsaan, berdaya saing, serta siap berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.