Lhokseumawe, 3 September 2026 — Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap kesehatan para aparatur pemerintah, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah (DSIPD) Kota Lhokseumawe mengikuti kegiatan skrining faktor risiko penyakit tidak menular (PTM) yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya deteksi dini terhadap berbagai faktor risiko penyakit tidak menular yang dapat mengancam kesehatan, khususnya bagi para pekerja di lingkungan perkantoran. Skrining dilaksanakan langsung di Kantor DSIPD Kota Lhokseumawe dengan melibatkan tim dari Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe.
Skrining ini bertujuan untuk mendeteksi secara dini potensi ancaman penyakit pada pekerja di kantor pemerintahan Kota Lhokseumawe. Dengan adanya pemeriksaan secara berkala, faktor risiko kesehatan dapat diketahui lebih awal sehingga dapat dilakukan langkah pencegahan maupun tindak lanjut dengan cepat dan tepat.
Seluruh ASN DSIPD Kota Lhokseumawe tampak antusias mengikuti rangkaian pemeriksaan yang diberikan oleh petugas kesehatan. Keikutsertaan seluruh ASN dalam kegiatan tersebut juga menjadi bentuk dukungan terhadap program pemerintah di bidang kesehatan, khususnya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melakukan deteksi dini penyakit tidak menular.
Kepala DSIPD Kota Lhokseumawe, Sufri, S.Ag., M.M., melalui jajaran dan seluruh ASN di lingkungan DSIPD, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Kesehatan ASN dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang kelancaran pelaksanaan tugas dan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat.
Dengan kondisi kesehatan yang terjaga, para ASN diharapkan dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab secara optimal, sekaligus menjadi contoh dalam menerapkan pola hidup sehat di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Kegiatan skrining ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran seluruh pegawai DSIPD untuk lebih memperhatikan kondisi kesehatan, menjaga pola makan, rutin berolahraga, menghindari perilaku berisiko, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
“ASN sehat, pelayanan semakin kuat. Dengan deteksi dini dan pola hidup sehat, kita bersama-sama mewujudkan lingkungan kerja yang sehat, produktif, dan berkualitas.”
