DSIPD LHOKSEUMAWE GELAR PELATIHAN MUSABAQAH QIRA’ATUL KUTUB, TINGKATKAN KOMPETENSI SANTRI DALAM MEMAHAMI KITAB KUNING

Lhokseumawe – Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah (DSIPD) Kota Lhokseumawe menyelenggarakan Pelatihan Musabaqah Qira’atul Kutub (MQK) Se-Kota Lhokseumawe Tahun 2026, Kamis (5/11/2026), bertempat di Aula Majelis Adat Aceh (MAA) Kota Lhokseumawe.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Lhokseumawe, Mirdha Ihsan, S.STP, yang hadir mewakili Wali Kota Lhokseumawe. Turut hadir Kepala Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kota Lhokseumawe, Sufri, S.Ag., M.M., Sekretaris Dinas, para narasumber, moderator, serta peserta pelatihan dari berbagai dayah di Kota Lhokseumawe.

Dalam laporannya, Kepala DSIPD Kota Lhokseumawe, Sufri, menyampaikan bahwa pelatihan ini diikuti oleh sebanyak 25 peserta yang terdiri dari santri dan santriwati dayah modern maupun salafi se-Kota Lhokseumawe. Selain itu, kegiatan juga menghadirkan tiga orang narasumber untuk memberikan pembekalan dan pendalaman materi kepada para peserta.

Ia menjelaskan bahwa pelatihan MQK merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan pengetahuan, pemahaman, serta kemampuan santri dalam membaca, memahami, dan mengkaji kitab-kitab kuning sebagai bagian penting dari tradisi keilmuan Islam di lingkungan dayah.

Melalui pelatihan ini, para santri juga diharapkan memiliki kemampuan teknis dan kepercayaan diri yang lebih baik dalam mengikuti Musabaqah Qira’atul Kutub, sehingga mampu menunjukkan kualitas keilmuan serta mengembangkan potensi diri di bidang kajian kitab turats.

Dalam sambutan dan arahannya, Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Lhokseumawe, Mirdha Ihsan, S.STP, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Pelatihan ini diharapkan menjadi wadah pembinaan dan peningkatan kapasitas santri, sekaligus memperkuat peran dayah dalam melahirkan generasi yang memiliki pemahaman agama Islam yang mendalam.

Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui DSIPD terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan dayah, termasuk penguatan kemampuan santri dalam memahami kitab-kitab klasik Islam. Hal ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga tradisi keilmuan Islam serta melahirkan generasi santri yang berilmu, berakhlak, dan berdaya saing.

Kegiatan pembukaan berlangsung dengan tertib dan khidmat, diawali dengan pembukaan acara, pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan selawat, dilanjutkan laporan pelaksanaan kegiatan serta sambutan dan arahan sekaligus pembukaan resmi oleh Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Lhokseumawe.